Kembali ke Home
Social Issue

Krisis Perumahan Gen Z: Ketika Punya Rumah Jadi Privilege

Harga properti naik, gaji stagnan — Gen Z Indonesia mulai bertanya: apakah punya rumah masih menjadi bagian dari kehidupan normal?

Admin Noise Talks3 jam lalu8 min
Krisis Perumahan Gen Z: Ketika Punya Rumah Jadi Privilege

Mimpi memiliki rumah sendiri — yang bagi generasi sebelumnya terasa achievable — kini terasa seperti kemewahan bagi Gen Z Indonesia. Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa rasio harga rumah terhadap pendapatan di kota-kota besar Indonesia sudah melampaui angka 10x, jauh di atas standar affordable housing yang 3-5x.

Angka yang Bicara

Di Jakarta, harga rata-rata rumah tapak adalah Rp 1.2 miliar. Sementara rata-rata gaji Gen Z fresh graduate adalah Rp 5-7 juta per bulan. Tanpa bantuan orang tua, butuh waktu 15-20 tahun menabung — itupun tanpa makan dan hidup sama sekali.

Alternatif atau Keputusasaan?

Beberapa Gen Z mulai mengeksplorasi alternatif: co-living spaces, tiny houses, bahkan van life ala Indonesia. Tapi banyak juga yang simply menyerah dan memilih untuk menyewa selamanya.

Gerakan Advocacy

Di media sosial, hashtag #RumahUntukSemua mulai viral. Anak-anak muda menuntut kebijakan perumahan yang lebih berpihak pada generasi mereka — dari subsidi KPR yang lebih agresif hingga regulasi harga properti.

Kategori

Social Issue